1. Kanker Payudara
Merupakan tumor ganas yang menyerang
jaringan pada payudara. Jaringan yang ada pada payudara terdiri dari kelenjar
susu atau kelenjar pembuat air susu, saluran air susu atausaluran kelenjar,
serta jaringan penunjang pada payudara. Kanker payudara tidak menyerang kulit
payudara yang memiliki fungsi sebagai pembungkus. Kanker payudara dapat
menyebabkan sel serta jaringan payudara berubah bentuk menjadi abnormal dan
bertambah banyak secara tidak terkendali.
Di Indonesia, kanker payudara merupakan
kanker kedua tjerbanyak setelah kanker mulut rahim. Kanker ini banyak ditakuti
oleh para wanita. Bahkan dari hasil penelitian para ahli menunjukkan bahwa satu
dari delapan wanita terkena penyakit kanker payudara. Meskipun biasanya yang
terkena kanker payudara adalah wanita. Tidak menutup kemungkinan laki-laki juga
bisa terkena penyakit kanker payudara.
2. Kanker Leher/Mulut Rahim
Kanker leher/mulut rahim merupakan kanker
yang menyerang bagian ujung bawah rahim yang menonjol ke vagina (liang senggama).
Umumnya tidak tampak namun dapat dirasakan oleh penderitanya.
Kanker ini dapat menyebar melalui pembuluh
limfa, pembuluh limfa maupun langsung ke organ vital lain seperti korpus, parametrium,
vagina, uterus, kandung kencing atau rektum. Hingga saat ini kanker mulut rahim
masih menempati urutan pertama penyakit yang banyak menyerang wanita di
Indonesia. Sementara itu, di dunia kanker payudara menempati urutan pertama.
3. Kanker Rahim
Kanker rahim merupakan tumor yang ganas. Kaker
in itumbuh pada kantong selaput di dalam rahim. Penyebab dari penyakit ini
belum diketahui secara pasti. Di stadium awalnya, kanker ini hanya muncul di
rahim. Namun pada stadium lanjut dia akan menyebar ke leher rahim di dalam
rongga panggul. Bahkan juga ke kandung kemih atau rektum.
Kanker indung telur biasanya lebih rentang
menyerang wanita yang berumur lebih dari 50 tahun. Namun, wanita yang lebih
muda juga bisa saja terkena penyakit ini. Umumnya ia menempel atau timbul pada
indung telur atau ovarium. Sehingga berakibat terhambatnya perkembangan dari
sel telur.
Sel kanker ini dapat tumbuh keluar dari
ovarium. Selanjutnya menyebar ke berbagai jaringan serta organ yang ada di
dekatnya. Kanker indung telur cenderung menyebar ke selaput dinding perut serta
sekat rongga badan. Selain itu, ia juga menyebar melalui pembuluh darah atau
getah bening sehingga sel-sel kanker bisa menyebar serta tumbuh sebagai
jaringan tumor baru di berbagai bagian tubuh yang lainnya.
5. Kanker endometrium
Kanker ini merupakan jaringan atau selaput lendir
yang tumbuh di luar rahim. Padahal, jaringan ini seharusnya melapisi dinding
rahim. Kanker ini bisa tumbuh di ovarium, tuba falopi serta saluran yang menuju
vagina. Siapa saja bisa terkena penyakit ini, tidak memandang usianya muda
ataupun tua. Namun memang sebagian besar penyakit ini diderita oleh wanita yang
lebih tua.
Adanya jaringan endometrium yang ada di
luar rahim kemungkinannya disebabkan karena darah menstruasi yang masuk kembali
ke dalam tuba falopi. Ia membawa jaringan dari lapisan dinding rahim sehingga
jaringan tersebut menetap dan tumbuh di luar rahim. Adanya kemungkinan lain
ialah jaringan endometrium terbawa ke luar rahim melalui kelenjar getah bening
atau pembuluh darah.
6. Kanker vagina
Kanker maupun tumor yang ganas
biasanya ditemukan di dalam saluran menuju leher rahim atau dinding vagina. Kanker
ini tidak mungkin timbul secara tiba-tiba. Namun ia berkembang jauh sebelumnya.
Kanker yang muncul pada vagina bisa menyebabkan luka pada lapisan vagina yang
dapat menyebabkan pendarahan serta infeksi.
7. Kista
Kista merupakan tumor yang berupa kantung
berisi cairan atau setengah cairan. Kista
bisa timbul di bagian manapun di tubuh. Terutama di organ reproduksi misalnya
leher rahim, indung telur dan rahim. Payudara pun ternyata juga bisa terkena
kista. Kista memiliki sifat yang ganas serta ada juga yang jinak.
8. Mioma
Mioma merupakan tumor jinak yang berasal dari
otot rahim atau jaringan ikat yang tumbuh pada dinding atau di dalam rahim. Mioma
dapat tumbuh di luar rahim, rongga rahim ataupun di antara lapisan dinding
rahim dengan tangkai yang melekat pada dinding rahim. Pembesaran pada mioma ini
berkaitan dengan adanya hormon estrogen dan kebanyakan terjadi pada masa
reproduksi. Mioma yang tumbuh bisa berukuran sangat kecil sampai sebesar bola
sepak.
