Selama ini penderita kanker payudara baru mengetahui bahwa
dirinya terkena kanker ketika kanker tersebut sudah parah. Yakni ketika timbul
rasa sakit atau nyeri dan payudara tumbuh benjolan yang telah membesar. Pada
kondisi seperti ini, sebenarnya kanker payudara telah berada pada stadium
lanjut. Tentunya hal ini akan semakin mempersulit pengobatannya. Jika serangan
dari kanker payudara ini dapat diketahui sejak dini, maka akan lebih mudah
mudah dalam proses penyembuhannya.
Penderita penyakit ini pada saat masih di stadium awal tidak
merasakan sakit atau nyeri. Namun ia dapat mengetahui adanya benjolan yang
tumbuh. Ketika diraba. Setelah melewati stadium awal maka penderita akan berada
pada stadium lanjut. Gejala-gejala yang timbul antara lain :
1. Timbul rasa nyeri atau sakit pada payudara
2. Adanya perubahan bentuk serta ukuran pada payudara
karena mulai timbul adanya pembengkakan.
3. Adanya benjolan yang makin lama makin tumbuh
besar
4. Tumbuh luka pada payudara serta puting sususeperti
pada eksim maupun koreng
5. Kulit pada paydara menjadi berkerut atau mirip
dengan kulit jeruk
6. Kadang-kadang keluar cairan atau darah yang
warnanya merah kehitaman dari puting susu
Pemeriksaan Dini
Pemeriksaan payudara sendiri biasa disingkat dengan SADARI. Hal
ini dilakukan untuk mengetahui secara cepat kemungkinan adanya benjolan pada
payudara. Pemeriksaan ini hendaknya dilakukan setiap bulan. Untuk melakukan pemeriksaan
payudara yang dilakukan sendiri adalah sebagai berikut :
Posisi berdiri
-
- Pada tahap awal, lepaslah pakaian yang atas. Lalu
berdirilah di depan cermin dengan posisi kedua tangan lurus ke bawah. Perhatikanlah
seluruh bagian dari kedua payudara dengan teliti.
- - Pastikan bahwa tidak ada perubahan yang tampak. Baik
itu berupa bentuk maupun ukurannya.
- Angkatlah kedua tangan keatas hingga lurus. Setelah
itu perhatikan kembali seluruh bagian payudara. Pastikan pula tidak ada
perubahan yang tampak. Misalnya seperti tarikan di sekitar payudara ataupun
adanya kerutan di kulit payudara.
- Pada kondisi berdiri dengan tangan lurus ke
bawah di samping badan, pijatlah atau tekan secara perlahan-lahan payudara
sebelah kiri tepat di sekitar putting susu dengan tangan kanan. Lalu payudara
sebelah kanan dengan menggunakan tangan kiri. Pastikan pula tidak ada cairan (bukan
susu) yang keluar dari puting susu.
Posisi berbaring
- Letakkan bantal di bawah bahu ataupun punggung
untuk mempermudah pemeriksaan.
- Letakkan tangan kanan di bawah kepaladan tangan
kiri meraba sambil menekan perlahan-lahan payudara sebelah kanan. Begitu sebaliknya.
Letakkanlah tangan kiri di bawah kepala dan periksalah payudara sebelah dengan
menggunakan tangan kanan.
- Lakukan perabaan dengan gerakan memutar disertai
tekanan secara perlahan. Gunakanlah tiga ujung jari telunjuk, jari tengah dan
jari manis untuk meraba.
Pada saat pemeriksaan sendiri ini
ditemukan benjolan maka segera mungkin konsultasikan dengan dokter. Adanya benjolan
pada payudara tidak serta merta itu merupakan kanker. Jadi dengan segera
mungkin ke dokter dapat segera diketahui benjolan tersebut apakah benar kanker
atau bukan.
Selain dengan SADARI, pemeriksaan
yang lain juga bisa dilakukan. Misalnya saja dengan inframerah, CT scan, USG,
sinar x atau dengan biopsi. Namun cara-cara ini membutuhkan biaya yang tidak
sedikit. Cara paling praktis, murah dan bisa dilakukan sendiri di rumah yakni
dengan SADARI untuk mendeteksi adanya kemungkinan kanker payudara.
