Senin, 01 Juli 2013

Mengenali Gejala Kanker Payudara dan Melakukan Pemeriksaan Sendiri


Selama ini penderita kanker payudara baru mengetahui bahwa dirinya terkena kanker ketika kanker tersebut sudah parah. Yakni ketika timbul rasa sakit atau nyeri dan payudara tumbuh benjolan yang telah membesar. Pada kondisi seperti ini, sebenarnya kanker payudara telah berada pada stadium lanjut. Tentunya hal ini akan semakin mempersulit pengobatannya. Jika serangan dari kanker payudara ini dapat diketahui sejak dini, maka akan lebih mudah mudah dalam proses penyembuhannya.


Penderita penyakit ini pada saat masih di stadium awal tidak merasakan sakit atau nyeri. Namun ia dapat mengetahui adanya benjolan yang tumbuh. Ketika diraba. Setelah melewati stadium awal maka penderita akan berada pada stadium lanjut. Gejala-gejala yang timbul antara lain :

1. Timbul rasa nyeri atau sakit pada payudara
2. Adanya perubahan bentuk serta ukuran pada payudara karena mulai timbul adanya pembengkakan.
3. Adanya benjolan yang makin lama makin tumbuh besar
4. Tumbuh luka pada payudara serta puting sususeperti pada eksim maupun koreng
5. Kulit pada paydara menjadi berkerut atau mirip dengan kulit jeruk
6. Kadang-kadang keluar cairan atau darah yang warnanya merah kehitaman dari puting susu

Pemeriksaan Dini

Pemeriksaan payudara sendiri biasa disingkat dengan SADARI. Hal ini dilakukan untuk mengetahui secara cepat kemungkinan adanya benjolan pada payudara. Pemeriksaan ini hendaknya dilakukan setiap bulan. Untuk melakukan pemeriksaan payudara yang dilakukan sendiri adalah sebagai berikut :

Posisi berdiri
-      
    - Pada tahap awal, lepaslah pakaian yang atas. Lalu berdirilah di depan cermin dengan posisi kedua tangan lurus ke bawah. Perhatikanlah seluruh bagian dari kedua payudara dengan teliti.

-       -   Pastikan bahwa tidak ada perubahan yang tampak. Baik itu berupa bentuk maupun ukurannya.

   - Angkatlah kedua tangan keatas hingga lurus. Setelah itu perhatikan kembali seluruh bagian payudara. Pastikan pula tidak ada perubahan yang tampak. Misalnya seperti tarikan di sekitar payudara ataupun adanya kerutan di kulit payudara.

    - Pada kondisi berdiri dengan tangan lurus ke bawah di samping badan, pijatlah atau tekan secara perlahan-lahan payudara sebelah kiri tepat di sekitar putting susu dengan tangan kanan. Lalu payudara sebelah kanan dengan menggunakan tangan kiri. Pastikan pula tidak ada cairan (bukan susu) yang keluar dari puting susu.

Posisi berbaring

- Letakkan bantal di bawah bahu ataupun punggung untuk mempermudah pemeriksaan.

- Letakkan tangan kanan di bawah kepaladan tangan kiri meraba sambil menekan perlahan-lahan payudara sebelah kanan. Begitu sebaliknya. Letakkanlah tangan kiri di bawah kepala dan periksalah payudara sebelah dengan menggunakan tangan kanan.

- Lakukan perabaan dengan gerakan memutar disertai tekanan secara perlahan. Gunakanlah tiga ujung jari telunjuk, jari tengah dan jari manis untuk meraba.

Pada saat pemeriksaan sendiri ini ditemukan benjolan maka segera mungkin konsultasikan dengan dokter. Adanya benjolan pada payudara tidak serta merta itu merupakan kanker. Jadi dengan segera mungkin ke dokter dapat segera diketahui benjolan tersebut apakah benar kanker atau bukan. 

Selain dengan SADARI, pemeriksaan yang lain juga bisa dilakukan. Misalnya saja dengan inframerah, CT scan, USG, sinar x atau dengan biopsi. Namun cara-cara ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Cara paling praktis, murah dan bisa dilakukan sendiri di rumah yakni dengan SADARI untuk mendeteksi adanya kemungkinan kanker payudara.